Buka jam 07.00 s/d jam 22.00 , Sabtu- Minggu Tetap Buka
Beranda » Artikel Terbaru » Cara Merawat Jambu Madu Deli Hijau Agar Berkualitas Super : Manis, Renyah, Tanpa Hama dan Penyakit.

Cara Merawat Jambu Madu Deli Hijau Agar Berkualitas Super : Manis, Renyah, Tanpa Hama dan Penyakit.

Diposting pada 6 March 2017 oleh Fatkhul

Cara Merawat Jambu Madu Deli Hijau Agar Berkualitas Super – Tentu saja dengan perawatan yang baik dan maksimal akan menghasilkan jambu madu deli hijau bermutu tinggi.

Munandar terkejut ketika mencoba memakan jambu madu hijau di kebun Imam Murod. “Manis sekali. Punya saya kalah,” katanya. Meskipun Munandar juga membudidayakan jambu itu, hasilnya tidak semanis buah di kebun Imam. Wajar saja jika kebun tersebut menjadi tujuan penggemar jambu di Surakarta, Jawa Tengah dan sekitarnya sampai-sampai Imam kewalahan memenuhi permintaan konsumennya. Produksi buah yang dipanen dari dari 300 pohon produktif di Nurseri Kraton miliknya sampai saat ini belum mencukupi permintaan.

Baca Juga : Teknik Jitu Mencangkok Jambu Air Dengan Media Air 

Imam terpaksa membatasi pemesanan maksimal 2 kg jambu saja per konsumen. Padahal Imam Murod menjual jambu madu hijau Rp35.000 per kg. Menurut Imam menghasilkan jambu madu hijau kualitas prima relatif gampang. Kuncinya pada pemupukan, seleksi buah, dan pemangkasan ranting. Jambu madu adaptif di hampir semua tempat di Indonesia, yang penting mendapoat cukup sinar matahari. Imam menggunakan media tanam berupa campuran tanah, kotoran sapi atau kotoran ayam dan sekam fermentasi dengan perbandingan 2:1:1.

Rutin Memberikan Pupuk

jambu jamahi

Imam menanam jambu madu deli hijau itu di polybag untuk mempermudah pengaturan nutrisi dan penyiraman serta mengurangi kompetisi nutrisi dengan tanaman lainnya. Berbeda dengan polybag, dinding palybag berpori sehingga mengoptimalkan sirkulasi udara di perakaran. “Di tanah, pertumbuhan akar tidak terkontrol dan akan terus mencari nutrisi, akibatnya pembentukan buah malah terhambat,” kata Imam.

Untuk mempermudah dalam penyiraman, ia menggunakan penyiram otomatis dengan pompa berpengatur waktu otomatis. Air mengalir dari pompa ke kantong tanam melalui pipa sebanyak 2 kali sehari. Pemberian pupuk berbeda antara masa vegetatif dan saat berbuah. Pada masa vegetatif, Ari Prasetyo, perawat kebun Imam, memberikan 1 sampai 2 sendok teh NPK 16:16:16 setiap 10 sampai 14 hari untuk pertumbuhan tanaman.

Selain itu Ari juga menambahkan pupuk hayati sebulan sekali. Pupuk hayati tersebut mengandung hara makro dan hara mikro, enzim pertumbuhan auksin, enzim giberelin, dan enzim sitokinin, serta mikrob protagonis yang dibutuhkan tanaman. Nutrisi, enzim, dan mikrob membantu pertumbuhan akar, batang, dan buah sehingga dapat meningkatkan kualitas dan hasil panen. Pupuk hayati itu juga mampu menetralkan residu berbahaya dari pupuk kimia.

Memasuki masa generatif, biasanya pada umur 7 smapi 8 bulan, Ari mengganti pupuk dengan monokalium fosfat (MKP) 28% yang diberikan 10 hari sekali. Pupuk hayati cair juga tetap diaplikasikan sebulan sekali. Menurut Jonet Biantara SP, agronomis dari produsen pupuk hayati Biotogrow, pupuk tetrsebut hemat dikarenakan hanya memerlukan konsentrasi rendah. Satu tutup botol 30 ml dilarutkan kedalam 15 L air yang digunakan untuk menyiram 7 sampai 9 pohon.

Saat berbunga, Ari mulai menyeleksi bakal buah (pentil). Ia merompes pentil yang mengarah ke atas atau muncul di ujung ranting. “Buah di bagian itu akan rontok sebelum membesar karena tangkai tidak mampu menahan bobot buah,” kata Ari. Oleh karena itu buah dihilangkan sejak dini untuk mengurangi persaingan nutrisi. Dalam 1 tangkai biasanya muncul 3 bakal buah.

Penyeleksian Buah

jambu madu deli hijau

Pemangkasan pohon setelah pemanenan untuk mengurangi cabang tidak produktif dan mengurangi kerapatan tajuk.

Untuk memaksimalkan hasil, ia hanya menyisakan 1 sampai 2 bakal buah, tergantung kerapatan dompolan dan kemudahan pembungkusan. Dalam dompolan berisi 9 sampai 12 bakal buah, Ari hanya menyisakan 3 sampai 5 buah agar ukuran buah dapat optimsal. Setelah masa berbunga selesai yaitu ditandai dengan gugurnya benang sari, ia segera membungkus buah trsebut. Ari menyarankan menggunakan spunbond atau bahan kain sintetis.

Masyarakat umum menyebut bahan itu pur kertas atau kain kapas. Bahan-bahan itu, meskipun transparan, tetapi efektif untuk melindungi buah, sirkulasi udara baik, dan mudah kering setelah terkena air hujan. Ia tidak menyarankan penggunaan pembungkus plastik karena sering menyebabkan buah terendam air sehingga rusak. Pemanenan biasanya dilakukan 3 bulan sejak bunga terbentuk. Dengan hara yang cukup, pohon akan berbuah terus-menerus.

Dalam setahun, pohon mampu berbuah minimal 3 kali. Menurut Imam pohon yang sudah berumur 3 tahun dapat memproduksi 7 kg buah dengan kwalitas prima setiap kali panen. Setelah panen, Imam segera memangkas pohon untuk mengurangi percabangan yang tidak produktif. Pemangkasan juga mengurangi kerapatan tajuk sehingga fotosintesis lebih optimal dan untuk mempertahankan ketinggian tanaman sehingga memudahkan dalam panen selanjutnya.

jambu air mdh

Penggantian media tanam dilakukan setiap 2 tahun sekali, karena pada masa itu media sudah tidak bagus, dan akar sudah memenuhi kantung tanam. Dardi, perawat tanaman, memangkas akar ketika mengganti media tanam. Tentu saja tidak seluruh akar dipangkas, hanya bulu akar dan akar kecil yang ada di tepi. Tanaman kemudian dimasukkan kembali ke kantung tanam dengan ukuran lebih besar dan juga ditambah media tanam baru. (Sumber : TRUBUS)
Untuk memenuhi kebutuhan akan bibit jambu madu deli hijau kami menyediakan bibit Jambu MDH dengan kwalitas uper. Perbanyakan dari okulasi, tinggi bibit rata-rata 60cm, masa berbuah sekitar 11 bulan setelah tanam. Untuk informasi lebih lengkap bisa anda lihat di sini Bibit Jambu Air Madu Deli Hijau. Atau menghubungi Cs kami di 085743852768

Bagikan informasi tentang Cara Merawat Jambu Madu Deli Hijau Agar Berkualitas Super : Manis, Renyah, Tanpa Hama dan Penyakit. kepada teman atau kerabat Anda.

Cara Merawat Jambu Madu Deli Hijau Agar Berkualitas Super : Manis, Renyah, Tanpa Hama dan Penyakit. | Bibit Buahku

8 komentar untuk Cara Merawat Jambu Madu Deli Hijau Agar Berkualitas Super : Manis, Renyah, Tanpa Hama dan Penyakit.

  • ibnu handiro says:

    saya sangat tertarik dengan ulasan dari bibit buahku dan berminat untuk mengembang dilokasi saya dinabire papua kendalanya karena jauh dan beaya expedisi mahal disamping itu berapa lama ketahanan tanaman didalam kardus saya coba order durian hibrida,jambu hijau madu.kurma hibrida,mangga irwin,alpokatt tanpa biji masing masing 5 pcs mohon kalau bisa media tanah dikurangi sampai setengahnya bisa ,ukuran 60 cm

    • Fatkhul says:

      Bisa pak. Untuk packing biasanya tanah kita ganti media ringan seperti cocopeat, agar biaya pengiriman ringan. sedangkan untuk kesehatan tanaman, kita berikan vitamin pada media serta kita semprotkan vitamin daun. Kemudian untuk menanggulangi rontok daun, setiap bibit kita tutup dengan plastik. Dijamin aman. Selanjutnya untuk kurir (jasa pengiriman) kita gunkana Lion Parcel, dimana barang langsung diterbangkan dari bandara dan diantara sampai tujuan, selain lebih cepat, jasa ini juga sangat recomended harganya. Untuk info pemesanan silahakan Bp ibnu handiro bisa menghubungi Customer Service kami di 085743852768

      Terimakasih atas kunjungannya

  • James says:

    Halo bibit buahku…saya mau nanya. Mengapa bakal buah jambu madu punya saya banyak yg rontok? Padahal bakal buahnya sebelumnya kira2 berjumlah sangat banyak dan sebagian uda keluar benang sari dan sebagiannya uda berbentuk buah jambu.apakah penyebabnya karena saya kasi pupuk NPK pada saat itu atau karena jumlah bakal buahnya terlalu lebat? Karena pucuk2 bakal buah yg baru mau tumbuh menjadi bakal buah baru berjumlah 17pucuk, tiba2 menjadi kering dan gugur semua. Total bakal buah ada 200an, tidak termasuk 17pucuk baru,karena msh terlalu kecil dan tidak jelas berapa bakal buah pada tiap pucuk. Apakah pohon jambu saya normal? Karena tinggi pohon blm sampai 1,5meter. Dan sejak saya berikan NPK tersebut, ada beberapa daun yg menguning setiap hari. Apakah pohon jambu saya bisa mati? Karena daunnya tidak sehijau tua dulu( sebelum berbuah) sekarang warna daun menjadi hijau muda.untuk sarannya saya mengucapkan terima kasih.

    • Fatkhul says:

      Terimakasih atas pertanyaannya, banyak faktor yang bisa mempengaruhi hal itu pak. Namun dari yang bapak tuliskan, kemungkinan besar krn faktor pemberian pupuk kimia (NPK) yang tidak sesuai dengan dosisnya dan pemberiannya terlalu dekat dengan akar.
      Pemberian pupuk NPK cukup 4 bulan sekali, dan jangan terlalu dekag dengn akar.
      Untuk lebih aman, sementara hentikan pupuk NPK, gantilah dengan pupuk organik sepwrti fermentasi kotoran kambing.
      Terimakasih

  • sundari says:

    Saya menanam jambu madu sudah lebih dari setahun tapi blum juga berbuah padahal waktu saya beli ada buahnya dan rutin sya pupuk seminggi sekali .pupuk apa ya yang harus saya berikan?mohon penjrlasan

    • Fatkhul says:

      Untuk amannya bapak bisa pakai koje kambing., lebih bagus yang di fermentasi. Setiap 2 bulan sekali sudah cukup.

      Untuk penggunaan pupuk kima, bisa menggunakan pupuk NPK seimbang, maksimal 3 bulan sekali. Jangan terlalu banyak, dan jangan terlalu dekat dg akar (1 kengkal dr batang).

      Sesekali pangkas daun bila tanaman trtlalu rimbun.

      Saat daun sudah mulai tua (tidak mupus) berikan pupuk kohe kambing dan siram 4 hari sekali saja. Semoga dg begitu, tanaman jambu bapak lekas berbunga.

  • rina yuliana DP says:

    pohon jambu saya di tabulampot banyak kutu putihnya, saya semprot dg larutan air rinso, aman kah? bgmn cara membungkus buah yg benar biar sehat/ makasih.

    • Fatkhul says:

      untuk daun aman Bu, tanaman kurma juga demikian. Namun janga paki detergen yang terlalu banyak pemutihnya. Meski untuk daun dan batang masih aman, namun jika terkaena akar agak beresiko, usahakan air sabun tidak masuk ke tanah, bisa dengan menutup permukaan akar atau menyemprot dengan ukuran air semprotan sangat kecil (embun).

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan