Beranda » Blog » Perhitungan Budidaya Alpukat – Analisa Pengeluaran dan Hasil Perkebunan Alpukat

Perhitungan Budidaya Alpukat – Analisa Pengeluaran dan Hasil Perkebunan Alpukat

Diposting pada 6 Agustus 2019 oleh bibit buah / Dilihat: 42.796 kali

Bagi anda yang ingin budidaya alpukat, analisa usaha tanaman alpukat harus anda ketahui agar perkiraan keuntungan dan kerugian bisa anda ketahui terlebih dahulu.

Selain itu perencanaan yang matang juga akan mendorong kesuksesan anda dalam membudidayakan alpukat.

Dalam artikel ini akan kami ulas terkait analisa budidaya alpukat, dan beberapa hal yang biasanya orang tanyakan saat ingin terjun dalam usaha perkebunan alpukat.

analisi-budidaya-alpukat

budidaya alpukat

Namun sebelum itu perlu anda ketahui terlebih dahulu jenis-jenis alpukat yang cocok untuk anda budidayakan. Karena hal tersebut tidak akan kami bahas dalam artikel ini.

Cek selengkapnya artikel terkait 12 Bibit Alpukat Unggul Yang Bagus Untuk Anda Budidayakan. Dalam artikel tersebut kami kupas terkait 12 jenis alpukat unggul, Tips memilih jenis alpukat sesuai kebutuhan anda, sampai Cara budidaya alpukat secara detail.

Kembali ke pembahasan awal, sebelum ke analisa budiadaya alpukat. Berikut adalah hal yang perlu anda ketahui terkait budidaya alpukat:

budiaya-alpukat

kebun alpukat

Q : Usia Berapa Tahun Alpukat Mulai Berbuah?
A : Idealnya pohon alpukat berbuah diusia 3 tahun dari bibit perbanyakan secara vegatatif (okulasi, sambung, tempel). Beberapa pengalaman kami, di dataran tinggi mampu berbuah lebih cepat sekitar usia 2 tahun, dan ketika ditanam didataran rendah rata-rata diusia 4 tahun. Hal itu juga tidak lepas dari cara anda merawat pohon alpukat tersebut.

Q : Berapakah Hasil Panen Setiap Satu Pohon Alpukat?
A : Tentu setiap jenis alpukat memiliki tingkat produktivitas yang berbeda-beda. Pohon alpukat akan menghasilkna buah sekitar 30kg-75kg setiap pohonnya diusia 3 tahun. Dan setiap tahunnya akan bertambah sekitar 30% -50% dari hasil sebelumnya. Misal diusia 3 tahun menghasilkan 50kg, perkiraan saat usia 4 tahun mampu menghasilkan buah minimal 65kg sampai 75kg. Dan begitu seterusnya ditahun berikutnya.

Q : Berapakah Harga Jual Buah Alpukat?
A : Harga buah alpukat dari petani akan berbeda-beda tergantung dari kwalitas buahnya, siapa pembelinya, dan waktu panennya. Buah dengan ukuran besar (700 gr – 1000 gr), kulit mulus mengkilap, daging tebal, daging buah pulen dan enak tentu akan mendapat harga lebih tinggi. Buah yang dijual ke konsumen langsung atau ke supermarket tentu akan lebih mahal dibanding juka di jual pasar/ tengkulak. Harga buah alpukat saat panen raya alpukat akan lebih murah dibanding saat buah alpukat langka.

Untuk Harga jual buah alpukat dari petani ke pengepul atau pasar rata-rata Rp 10.000 sampai Rp 15.000. Paling murah saat panen raya di harga 5.000/kg untuk alpukat lokal biasa dan Rp 9.000/kg untuk alpukat kwalitas baik. Harga tertinggi bisa mencapai Rp 30.000 sampai Rp 35.000/kg.

Berbeda jika langsung dijual ke konsumen. Harga rata-rata ketika petani langsung menjual ke konsumen untuk alpukat lokal biasa Rp 15.000 sampai Rp 25.000. Sedangkan untuk buah alpukat kwalitas premium (bagus) rata-rata Rp 30.000 – Rp 50.000

Baca selengkapnya terkait tujuan budidaya alpukat dilihat dari target pasarnya disini

Q : Apakah Alpukat Bagus Ditanam di Dataran Rendah?
A : Hampir semua jenis alpukat bisa ditanam didataran rendah. Namun perbedaan dataran/elevasi akan berpengaruh pada kwalitas rasa buah, penampilan buah, kecepatan pohon berbuah dan tingkat produktivitas buah.
Sehingga untuk menanamnya didataran rendah alngkah baiknya anda meminta saran kepada penjual bibit, karena seperti jenis Alpukat hass sampai artikel ini kami publikasikan belum terbukti mampu berbuah didataran rendah. Sedangkan alpukat jenis lain, ada yang justru rasanya menjadi lebih enak dan penampilan buahnya lebih cantik, halus dan menhkilap meski produktivitasnya menurun. Selengkapnya bisa anda baca jenis alpukat yang cocok untuk dataran rendah.

Q : Berapakah Jarak Tanam Pohon Alpukat?
A : Seperti yang sudah kami tayangkan di channel yotube kami bahwa jarak tanam alpukat ada 3 kriteria, yaitu jarak tanam ideal, jarak tanam minimal dan jarak tanam maksimal. Jarak tanam minimal yaitu 3m x 3m, sedangkan jarak tanam ideal yaitu 5m x 6m, dan jarak tanam maksimal yaitu 10m x 10m

Q : Jenis Alpukat Apa Yang Disukai Pembeli?
A : Pembeli alpukat jelas berbeda beda, jika yang anda maksud adalah masyarakat Indonesia yang langsung mengkonsumsi buah alpukat tanpa diolah maka Rasa yang paling utama, selain itu tidak mudah busuk dan mudah matang sempurna adalah pilihannya. Pilihannya bisa alpukat miki, kendil, bullfrog atau sejenisnya.

Namun jika yang anda maksud adalah tengkulak atau pasar induk maka pelanmpilan alpukat dengan ukuran besar, kulit mulus mengkilap, warna hijau cerah adalah pilihannya, contohnya alpukat pluwang.
Terkait hal ini sudah kami bahas sebelumnya bisa anda cek di paragraf ke-5 dalam artikel ini.

Q : Berapakah Keuntungan Budidaya Alpukat per Hektar?
A : Terkait hal ini akan kami ulas dalam analisa budidaya alpukat yang kami sajikan dalam bentuk tabel berikut:

Analisa Budidaya Alpukat Dalam 1 Hektar

kebun-alpukat

analisi budidaya alpukat

A. Penyiapan Bibit Alpukat

Biaya untuk bibit alpukat ini berbeda beda tergantung jenis bibit alpukat yang akan anda tanam serta ukuran bibit. Anda bisa memilih bibit alpukat sesuai dengan tujuan penjual anda nantinya.

Bisa memilih bibit alpukat dengan kwalitas buah enak seperti alpukat miki. Atau bibit dengan kwalitas fisik buah yang menarik sepeti Alpukat Pluwang. Bisa juga bibit dengan ukuran buah yang besar seperti Alpukat Wina. Atau bisa juga pilih bibit alpukat yang mempunyai daging buah tebal seperti Alpukat Bullfrog.

Harga yang kami buat meupakan bibit hasil perbanyakan sambung, dengan bibit siap tanam ukuran minimal 50cm usia minimal 3 bulan dari sambung. Dengan jenis alpukat unggul yang akan menghaislkan buah kwalitas premium dan sudah ada pangsa pasarnya seperti alpukat miki, bullfrog, pluwang, simanis, kendil dll.
Untuk jumlah bibit yang dibutuhkan tergantung jarak tanam. Untuk hitungan ini kami gunakan jarak tanam ideal yaitu 5m x 6m.

Nama & Barang Harga Jumlah Total
Bibit Alpukat Unggul Rp 75.000 366 bibit Rp 27.450.000

Bagi anda yang ingin mendapatkan bibit alpukat dengan kwalitas bagus, kami menyediakan dengan bermacam-macam jenis yang bisa anda pilih, mulai dari alpukat miki, kendil, wina, pluwang, mentega super, hass, fuerte, yamagata, bullfrog dll.

Jangan khawatir jika tidak berbuah atau buah yang dihasilkan tidak sesuai. Kami menggaransi hal tersebut.

hubungi customer service kami di 0812 1136 9090

B. Penanaman Bibit Alpukat

Dalam tahapan penanaman kami bagi menjadi 2 anggaran, yaitu anggaran untuk jasa dan anggaran untuk sarana. Sarana ini baik berupa saprotan yang akan menjadi inventasi maupun biaya untuk pembelian pupuk dasar. Adapun perhitunnya sebagai berikut:

No Jasa Harga Jumlah Total
1 Pembuatan Lubang Tanam Rp 20.000 333 lubang Rp 6.660.000
2 Penanaman Rp 3.000 333 tanaman Rp 999.000

Total perkiaan untuk jasa ini : Rp 7.659.000

No Nama barang Jumlah Harga Total
1 Cangkul 4 unit Rp 70.000 Rp 280.000
2 Angkong (Gerobak) 1 unit Rp 500.000 Rp 500.000
3 Selang 3/4″ (100 / roll) 4 roll Rp 350.000 Rp 1.400.000
4 Pupuk kandang (Fermentasi) 3.330 kg Rp 1.000 Rp 3.330.000
5 Kapur Dolomit 333 kg  Rp 1.000 Rp 266.400
6 Antracol (fungisida) 12 kg Rp 125.000 Rp 1.500.000

Total perkiraan untuk anggaran ini : Rp 7.343.000

C. Perawatan Tanaman

Untuk perkiaarn anggaran biaya perawatan kami buat hitungan pertahun. Perawatan pohon usia 1-3 tahun kita buat dengan pupuk organik tanpa pupuk kimia. Untuk 1 hektar cukup dilakukan oleh 2 tenaga kerja tetap harian, dimana masing-masing memiliki tugas bagian penyirama dan penyemprotan hama, penyiangan gulma dan pemupukan.

Harga tiap daerah berbeda-beda terutama di bagian upah tenaga kerja dan harga air/m3.

Perawatan tanaman usia 1 tahun – 3 tahun dimana tanaman belum mulai berbuah.

No Keperluan Jumlah @Harga Qty/tahun Total
1 Tenaga kerja tetap 2 orang Rp 50.000 365 hari Rp 36.500.000
2 Pupuk kandang (fermentasi) 6.660 kg Rp 1.000 4 kali Rp 26.640.000
3 Air 666 m3 Rp 500 180 kali Rp 59.940.000
4 Dencis (Insectisida) 3.330 kg Rp 1.500 3 kali Rp 1.800.000
5 Perekat pembasah 333 kg  Rp 1.000 3 kali Rp 1.080.000

Total perkiraan biaya perawatan usia 1-3 tahun : Rp 125.960.000

Anda bisa memangkas anggaran untuk membeli pupuk jika mampu menghasilkan pupuk sendiri yaitu dengan beternak kambing. Anda juga bisa memangkas biaya air jika anda memiliki sumber air sendiri tanpa harus beli.

Untuk biaya perawatan saat pohon mulai berbuah maka perlu ada tambahan pupuk khusus buah, seperti MKP, KNo3 atau Gandasil.

keuntungan-budidaya-alpukat

keuntungan budidaya alpukat

D. Hasil

Hasil budidaya alpukat idealnya baru dirasakan saat tahun ke 4. Karena memang idealnya pohon alpukat berbuah diusia 3 tahun, tapi hasil buahnya tidak terlalu banyak, tergantung jenis alpukat yang anda budidayakan.

Untuk perhitungan kali ini kami buat dengan perkiran hasil buah 30kg usia 3 tahun, dan tingkat produktivitas pohon sampai usia 10 tahun akan meningkat sejumlah 40% setiap tahunnya. Persentase pertambahan akan menurun menjadi 20% setelah usia 10 tahun. Dan rata-rata setelah usia 15 – 20 tahun, produktivitas buah akan stabil.

Karena kami berasumsi anda menanm bibit alpukat unggul, yaitu pohon yang akan menghasilkan buah dengan kwalitas bagus (premium) sehingga kami ambil harga minimal yaitu Rp 15.000/kg. Jika anda mempunyai hitungan harga yang berbeda, maka bisa dikalikan sendiri nantinya.

Selain itu agar pohon mampu tumbuh besar dengan baik, maka diusia pohon 11 tahun – 12 tahun mulai ada penebangan atau peremajaan. Cukup anda kurangi 1/4 dari populasi pohon.

Berikut adalah asumsi keuntungan yang bisa anda dapatkan dari budidaya alpukat:

No Usia Pohon Produktivitas Harga/kg Populasi Total
1 1 Tahun Rp 15.000 333 pohon
2 2 Tahun Rp 15.000 333 pohon
3 3 Tahun 30 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 149.850.000
4 4 Tahun 42 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 209.790.000
5 5 Tahun 58.8 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 293.706.000
6 6 Tahun 82.3 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 411.188.400
7 7 Tahun 115.3 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 575.663.760
8 8 Tahun 161.3 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 805.929.264
9 9 Tahun 225.9 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 1.128.300.970
10 10 Tahun 316.3 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 1.579.621.357
11 11 Tahun 379.5 kg Rp 15.000 333 pohon Rp 1.895.545.629
12 12 Tahun 455.4 kg Rp 15.000 250 pohon Rp 1.707.698.765
13 13 Tahun 546.5 m3 Rp 15.000 250 pohon Rp 2.049.238.518
14 14 Tahun 655.8 kg Rp 15.000 250 pohon Rp 2.459.086.221
15 15 Tahun 786.9 kg Rp 15.000 250 pohon Rp 2.950.903.466

Terlepas dari semua itu, untuk mengasilkan buah yang bagus dan produktivitas tinggi tentu perwatan harus di perhatikan. Selain itu jenis bibit alpukat yang anda tanam juga berpengaruh.

Semoga artikel analisa budidaya alpukat ini mampu memberikan gambaran bagi anda yang ingin memulai budidaya alpukat. (bibitbuahku.com)

Tags: , , , , , , ,

Bagikan ke

Diposting oleh

jual bibit tanaman buah berkualitas dan bergaransi

Perhitungan Budidaya Alpukat – Analisa Pengeluaran dan Hasil Perkebunan Alpukat

    • bibit buah Admin

      perhitungan ini disamaratakan setelah tanah siap ditanami, karena untuk biaya pengolah tanah ini sangat beragam, ada yang harus ada penebangan pohon, ada yang harus diratakan dengan alat berat, ada juga yang tinggal buat lubang tanam.

      Balas 20 Maret 2021 | 8:21 am
  • rokhman

    saya mau nanya :
    saya pernah dapat info kalau alpukat ditanam di daerah persawahan katanya akan bisa tumbuh tapi nanti kira kira diumur 2 tahun akan mati karena kadar air yang cukup tinggi terus terpengaruh dari pestisida yang sudah melekat pada tanah tersbut,,apa itu benar master…mohon pencerahannya soalnya rencana saya mau coba di bekas lahan persawahan tanaman padi

    Balas 13 Januari 2020 | 10:27 am
    • Tomi - Fatkhul Admin

      jika budidaya alpukat di bekas sawah pengalaman kami tidak seperti itu pak, yang agak beresiko ketika dijadikan satu dengan tanaman sawah seperti padi. Kalau satu area bapak tanami alpukat dan dearah sekitarnya merupakan tanaman padi masih aman, lebih amannya nanti penanaman dibuat gundukan sekitar 20-30cm.
      untuk pengaruh pestisida yang masih tersisa itu tidak sebahaya itu, memang akan mengurangi kesuburan tanah itu benar, namun bisa diantasipasi dengan pembuatan lubang tanam yenag lebih lebar, amannya dibuat uuran 80cmx80cm

      Balas 13 Januari 2020 | 3:44 pm
    • Lalu Zulhi

      Memang benar di sawah kurang cocok alpukat dan cepat mati karena disawah rata-rata hanya beberapa Senti Meter saja tanahnya yang gembur dan bagian bawah biasanya mengeras sehingga akarnya tdk leluasa menyebar ke bawah. Tanaman alpukat akan berkembang dgn baik apabila tanahnya gembur /tdk berbatu.

      Balas 4 April 2020 | 4:01 pm
    • Tomi - Fatkhul Admin

      kami di Semarang, tidak ada minimal order. Untuk jasa pengiriman tergantung jumlah bibit yang dikirim, nanti bisa kita diskusikan saat order

      Balas 13 Januari 2020 | 3:54 pm
  • Himawan

    Saya jg berminat budidaya di lahan 2 hektar. Untuk masalah pemasaran bagaimana kah caranya memasarkan alpukat sebanyak itu? Soalnya 1 pohon saja bisa sampai hampir 500 kg. Mohon informasi yang sudah berpengalaman. Terimakasih

    Balas 5 Desember 2019 | 12:34 pm
    • Tomi - Fatkhul Admin

      untuk pemasan jangan khawatir, yang pertama pilih jenis yang enak, dimana ketika konsumen mengkonsumsi mereka akan merasa puas.

      cara pemasarannya:
      1. Tawarkan ke penabas, jangan hanya 1 penebas., dan jangan dari penebas dalam daerah, tawarkan juga penebas diluar daerah. jangan hawatir, tidak laku

      2. Buat kontrak dengan swalayan atau makelar yang bisa suplay ke swalayan, restoran atau hotel

      3. Yang biasa dilakukan didaerah penghasil alpukat (sekecamatan) adalah dengan sistem nitip. titipkan ke penjual buah disekitar daerah, penjual jus, atau yang mau menjajakan buah anda di pinggir -piggir jalan,.

      Menurut kami, jika masih 2ha, pilihan solusi no.1 saja sudah mampu mengatasi.
      Tambahan, kami hanya bisa memberikan masukan dari yang apa kami lihat dan alami, terkait usaha apapun jika tidak berani mengambil resiko maka tidak akan pernah berani memulai.

      Balas 5 Desember 2019 | 3:30 pm
  • Lalu Zulhi

    Saya sudah mulai menanam alpukat sejak tahun 2016 sekitar 425 pohon dan pertengahan tahun 2019 sudah mulai berbuah sebanyak 6 pohon padahal tidak dipelihara dgn baik. saya baru dua kali melakukan pemupukan yaitu pd saat baru tanam dgn pupuk unorganic dan setelah alpukat berumur 2 tahun dgn pupuk organic ( kotoran ayam). Selain itu pembersihan rumput (gulma) pada tanaman tsbt sgt jarang saya lakukan karena sy tugas diluar daerah, dengan kata lain kurang terurus. Menurut pengalaman saya, tanaman alpukat adalah tanaman yang tahan terhadap semua hama dan tahan terhadap musim kemarau

    Balas 20 November 2019 | 4:07 am
    • Tomi - Fatkhul Admin

      sangat setuju, salah satu jenis tanaman yang sangat mudah dibudidayakan dengan hasil yang lumayan adalah alpukat. namun tentu dengan pewaratan yang baik, hasil jauh lebih besar.
      berbeda dengan durian, tanaman yang satu ini harus dirawat dengan baik. kurang pupuk bisa kurus lalu mati, kebanyakan pupuk bisa kering lalu mati.

      Balas 27 November 2019 | 8:49 am
  • Atman Ahdiat

    Terima kasih atas infonya yang sangat lengkap. Saya jadi terinspirasi untuk berkebun alpukat sebagai persiapan pensiun 3 tahun lagi…

    Balas 19 September 2019 | 6:21 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Keunggulan Alpukat Kendil yang Harus Anda Ketahui
1 Mei 2019

Keunggulan Alpukat Kendil yang Harus Anda Ketahui – Beberapa Keunggulan Alpukat Kendil dan Manfaatnya untuk Tubuh! Alpukat Kendil adalah salah... selengkapnya

Teknik Jitu Mencangkok dengan Media Air
19 September 2017

Tak disangkan lagi bila jambu madu menjadi buah kegemaran masyarakat Indonesia lantaran buah yang manis dan tekstur daging yang renyah.... selengkapnya

Panduan Menanam Kurma Tropis – Penanaman Kurma, Perawatan Kurma, dan Pembuahan Kurma
7 Juli 2018

Panduan Menanam Kurma Tropis – Beberapa tahun ini banyak masyarakat Indonesia yang melirik budidaya kurma, baik skala halaman maupun perkebunan.... selengkapnya

Cara Agar Jambu Air Madu Dheli Hijau Cepat Berbuah
11 September 2020

Jambu air madu dheli hijau menjadi primadona bagi pencinta buah jambu air di Nusantara. Salah satu varietas jambu air madu... selengkapnya

Perkembangan Pohon Tin Di Luar Negeri dan Di Indonesia
9 Maret 2017

Perkembangan Pohon Tin Di Luar Negeri dan Di Indonesia – Perancis membuahkan 4.000 ton buah tin per th. sejumlah 2.000 ton... selengkapnya

Cara Budidaya Alpukat Aligator di Rumah!
30 April 2019

Cara Budidaya Alpukat Aligator di Rumah! Menanam alpukat di rumah, tentu saja, membutuhkan pengetahuan yang baik tentang tanaman buah ini,... selengkapnya

6 TIPS PERAWATAN PADA TANAMAN BUAH MANGGA MANALAGI
5 Mei 2020

Buah mangga merupakan buah yang paling populer bagi lintas kalangan. Sangkin populernya, dalam kitab weda umat hindu saja disebutkan kalau... selengkapnya

7 KEUNGGULAN KELENGKENG MATALADA
18 April 2020

Bersama kami di artikel Bibitbuahku. Pada kesempatan ini kita mengajak anda untuk membahas tentang apa saja keunggulan Kelengkeng Matalada. Buah... selengkapnya

10 Keunggulan Durian Musang King Yang Cocok di Iklim Indonesia
18 Februari 2020

Ada banyak sekali keunggulan durian musang king ini dan diasrteikel ini akan kami bahas satu persatu 10 keunggulannya. Namun sebelum... selengkapnya

Cara Tepat Menyemai Biji Kurma dengan Perendaman Dan Penyucian Bibit Kurma 99% Berkecambah
8 Maret 2017

Hasrat Syahrir Agus mempunyai pohon kurma teramat gede. Pehobi tumbuhan di Kota Depok, propinsi Jawa Barat, itu mencuci steril isi... selengkapnya

Perhitungan Budidaya Alpukat – Analisa Pengeluaran dan Hasil Perkebunan Alpukat

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

yaniz
● online
yaniz
● online
Halo, perkenalkan saya yaniz
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: